;

trial and error


Dalam hidup ini, banyak sekali hal yang musti kita lakukan. Entah itu yang menuntut skil maupun tidak. Maka dari itu persiapan sangatlah penting guna keberhasilan kita dalam enjalani sesuatu hal tersebut. Ketika kuliah, dosen saya pernah berkata. Jika kita harus senantiasa trial and error. Mencoba terus dan salah. Sebenarnya prinsip ini sangat sederhana, jika kita ingin menguasai suatu skil atau keahlian tertentu, misalkan sebagai guru. Kita harus senantiasa belajar dan belajar untuk menjadi guru meskipun dalam pembelajaran tersebut kita sering tidak maksimal atau bahkan berbuat kesalahan.


Thomas Alfa Edison pernah menerapkan Trial dan Error ketika membuat sebuah penemuan berharga yaitu bola lampu. Ribuan kali si Thomas mencoba membuatnya, namun gagal, gagal dan gagal. Hingga pada eksperimen yang kesekian ribu barulah Si Thomas berhasil membuat sebuah penemuan yang amat berharga yaitu bola lampu. Sebenarnya sederhana saja, jika waktu itu si Thomas menyerah dalam membuat bola lampu karena waktu itu dia selalu gagal, maka pasti dia tidak akan dikenang sebagai penemu bola lampu. Namun Thomas selalu berusaha dan berusaha. Dan ketika dia gagal diapun belajar dari kegagalannya dan melakukan perbaikan-perbaikan dari kegagalan yang ia lakukan tersebut. Maka dari itu butuh ketekunan dan kesabaran untuk itu semua.


itu juga harusnya menjadi motivasi berharga dalam kehidupan kita. Karena banyak sekali hal-hal yang ketika kita gagal melakukannya, maka kita mengklaim jika kita tak becus, kita tak berbakat dan sebagainya. Padahal ketika kita gagal, sesungguhnya kita selangkah lebih berhasil daripada sebelum kita mencobanya. Dosen saya, Dr. H. Nur Ali, M.Pd. ketika mengajar Perencanaan Pembelajaraanpun selalu berpesan seperti itu. Beliau selalu memberi kesempatan kepada mahasiswanya untuk praktek mengajar di depan kelas. Dan ketika cara mengajarnya dirasa kurang maksimal maka Pak Nur Ali meminta kami untuk mengkritisi kekurangan-kekurangan tersebut dan melakukan perbaikan-perbaikan terhadapnya. Hingga suatu kelak kami bisa dalam posisi mengajar yang maksimal.


Maka dari itu, trial dan error itu amatlah penting. Namun Trial dan Error juga harus disertai dengan ketekunan dan kesabaran dalam pelaksanaannya. Maka dari itu mulai sekarang marilah kita berusaha membangun ketekunan dan kesabaran tersebut. Karena mustahil, orang yang tidak tekun dan tidak sabar bisa menerapkan Prinsip Trial and error. Maka dari itu, patut kiranya bagi kita untuk memaknaisetiap kegagalan sebagai sebuah pintu keberhasilan bukan sebagai sebuah ketidak becusan dan sebagainya. Semoga tulisan ini bermanfaat, kritik dan saran sangat saya tunggu dari pembaca.

focus berita handphone, laptop, gadget, tablet, computer

darwys - 00.57
terimakasih atas kunjungan anda

0 komentar:

Posting Komentar