
Haii teman2...??
wah.h dah lama jg neh ga cerita2an...hehehehe
Berikut ini bakal g ceritain sbuah kisah,mumpung lagi sempat..
Kisah ini berawal waktu g masih kelas 3 SMP. Seperti semua orang,saat2 seperti itu adalah saat yg indah sekali,trkadang kangen jg sih..
Sebut saja aku Ricky,aku berdarah keturunan tionghua. Yahh wajar sekali sih karena aku lahir di kota seribu kelenteng atau sering disebut kota singkawang,yg kebanyakan adalah orang keturunan.Namun walau begitu,aku bangga karena aku adalah orang indonesia...hehehehe
Seperti biasanya,tiap kali setelah pulang sekolah aku selalu mampir kerumah temanku. Ngumpul bareng teman2 lainnya,main2 dan bersenda gurau hampir setiap hari. Rasanya sungguh bahagia,tanpa ada beban dihati. Diantara teman2ku ada 1 cwe yg bukan teman sekolahku,sebut saja namanya amoi(nama samaran/pnggilan khas bt cwe singkawang).Dia kerja sebagai pengasuh anak didekat rumah temanku.Saat itu dia baru 16 tahun,orangnya rajin,hemat,tabah dan ceria,sifatnya juga sangat dewasa.
Mungkin karena amoi dilahirkan dari kluarga yg tidak mampu. Dia sendiri cma tamatan SD kelas 4,dan masih punya 2 adik yg masih kecil.
Mungkin karena itulah dia berhenti sekolah,dan mulai kerja dan belajar mandiri.
Walaupun begitu,dia tetap selalu ceria,tegar dan suka bercanda.
Hampir setiap hari dia selalu meluangkan waktu untuk bercanda bersama kami.
Ga terasa kami sudah tamat SMP,Teman2 yg ngumpul jg tinggal sedikit.Saat itulah aku mendengar kabar amoi sudah berhenti kerja.Mungkin karena gajinya yg cuma 300rb/bln tidak cukup untuk keluarganya?
Namun setelah mendengar cerita temanku,akhirnya aku tau ternyata dia disuruh ibunya untuk merid dengan org taiwan yg seumuran dengan orangtuanya.Hal ini sungguh membuat aku kaget.
Bageimana dengan impiannya,masa depanya dan juga cita2nya?
karena itu aku dan temanku pun pergi mencarinya.
Saat ketemu dia,wajahnya yg ceria jg sudah tidak ada lagi. Yang ada hanya wajah sedih yg terpaksa untuk tersenyum.
Kami mulai bertanya,mengapa?Bagaimana?dan jg kenapa harus begini?
Namun jawabanya cuma 1 kalimat "impianku... hanya ingin keluargaku hidup bahagia"
Akhirnya kami pun nyerah,dan mendoakan dia
Wlo aku tau dirinya terpaksa dan semuanya tidak sesuai dengan impian dan kemauanya..
Seminggu kemudian,kami pun mendengar kepergiannya.
Ga terasa 3 taun telah berlalu,selama itu jg aku tidak pernah dengar kabar tentang amoi lagi.Mungkin dia sudah tidak ingin bertemu kami lg.Mungkin jg dia sudah menentukan kebahagiannya disana.
Namun suatu hari saat mampir di rumah temanku lagi,aku kaget sekali,aku liat amoi lg dirumah temanku. Namun yg lbih mengagetkan lagi saat meliat amoi bangun dari kursinya,tubuhnya seperti tidak normal seperti biasanya. Dia berjalan sambil membungkuk,dan jalannya jg sedikit pincang.Ratusan pertanyaan dariku langsung kuutarakan.
Akhirnya dia mulai menceritakan kehidupannya di Taiwan pada aku dan temanku.
Yg dia nikahi bukanlah orang yg mampu juga,namun seorang pemabuk di pedesaan yg cuma pinjam duit dari teman untuk cari istri.
Sesampainya ditaiwan,semua emas pernikahan yg diberikannya diambil kembali. Tiap hari dia dipaksa kerja dan tiap kali suaminya mabuk dia dihajar dan dimaki2.Sampai saat dia hamil pun tetap harus merasakan siksaan seperti itu dan sampai kandungannya gugur.
Setelahnya itu suaminya bukan semakin perhatian,namun semakin mengila,karena amoi sudah tidak bisa memberikan keturunan kepadanya lagi karena keguguran pertamanya itu.
Bukan tiap malam dipukul dan ditampar lg,sampai pagi,siang dan jg saat suaminya tidak mabuk.
Sampai suatu malam saat suaminya yg lagi mabuk melihat pakainnya tidak dicuci.Suaminya langsung menamparnya,amoi cuma diam dan bilang kalau tangannya lagi sakit.Tapi mendengar itu semua malah membuat suaminya makin marah,dan mengambil sebuah kayu balok yg ada disamping pintu masuk.
Amoi langsung lari naik keatas loteng,Suaminya lalu mengejarnya dan karena takut dan merasa tak ada jalan lagi,amoi langsung loncat dari atas loteng kebawah.
Saat itulah tulang pinggangnya patah dan tekuk kakinya retak.
Dan akhirnya dia dipulangkan....
tanpa membawa apa2...
amoi pun tidak berani pulang kerumah,karena takut orangtuany akan sedih dan akan menambah beban keluarganya...
Setelah itu amoi pergi dan tanpa memberitahukan kami kemana dan kami tidak pernah mendengar kabarnya lagi.....
Teman2 pernikahan adalah untuk kebahagian....
bukanlah untuk melarikan diri dari kemiskinan dan penderitaan....
karena untuk mencapai sebuah pernikahan yg akan membawakan kebahagian dibutuhkan kecocokan dari masing2 pasangan...
dan untuk menguji kecocokan it dibutuhkan waktu untuk menopang sebuah pendekatan... dari pendekatan itu dibutuhkan kasih syang yg dalam untuk saling menghargai,memaafkan,menghormati,dan juga mengalah.... dari kasih sayang itu dibutuhkan perasaan untuk memberikan perhatian,kepercayaan,kepuasan,kesabarandan kesadaran.....
dari perasaan itulah lalu terjalin sebuah ikatan cinta seperti perahu yg telah melewati semua badai dan ombak laut dengan selamat yg akan menuju ke dermaga pernikahan......
memang ada sebagian yg berhasil menjalani pendekatan setelah pernikahan...
namun apa jadinya kalo pendekatan itu menjadi perahu yg hancur diterpa ombak...
penyesalan akan selalu datang terlambat.....
|
terimakasih atas kunjungan anda
|
|
0 komentar:
Posting Komentar